Music of God

October 13, 2009 at 2:32 pm (Soup for the soul)

Musik telah mempengaruhi kita semua dengan cara-caranya yang unik
Memberi jiwa kepada sebagian yang mendengarnya

Musik dapat digunakan sebagai pendorong kala hati letih
Menjadi kehangatan yang menemani air mata kita
Penambah rasa bagi muda-mudi yang sedang jatuh cinta
Juga sebagai sahabat yang memberikan kita inspirasi kehidupan

Dan di tengah hingar bingar musik yang bercahaya ini pun
Ada satu musik yang dihormati oleh semua musik
Yang tidak lahir dari kehidupan.
Melainkan yang memberikan kehidupan…

Musik ini begitu spesial…
Mengembalikan kita kepada Sang Khalik..
Karena musik ini berasal dan tertuju pada Dia..

Juga berbeda dengan jenis musik lainnya..
Musik ini tidak hanya memberikan impact kepada sang pelantunnya..

Sebab sejatinya musik ini adalah rentetan melodi..
Yang secara bebas muncul..
Yang merupakan kausal dari sebuah pertemuan…

Antara ciptaan yang bertemu dengan Sang Pencipta..
Antara anak yang datang kepada Bapa..
Antara mempelai wanita yang menantikan Sang Pria…

Personalisasi tersebut
yang membuat harmonisasi musik ini begitu indah
Begitu harum dan sedap didengar..

Some people called it a gospel.
Or Praise or Worship.
But i prefer to call it
“The Music of God”…

Permalink Leave a Comment

Man can, God Can

May 12, 2009 at 1:51 pm (Soup for the soul)

Man can only sow..
But God can give growth..

Man can only create airship..
But God can create infinite sky..

Man can only create watch..
But God can create time..

Man can only fight..
But God can give glory..

Man can only live..
But God can give meaning in life…

Permalink Leave a Comment

Battle in you…

May 5, 2009 at 10:06 pm (Soup for the soul)

I believe that life is some kind of a battle…

Since i fight in every single day…

My fight is not against unjustice, evil, hypocrisy…
Not against a race, faction, group or any sins’ people…
Not against disease and poorness

Not so splendid my battle is…

It just a small battle which remain unknown for anyone..
Since it happens in me only..

Every day i fight with myself, against my flesh, egoistic, evil-minded, lust…
Against sloth and every weakness i have…

There is no day that ended without battle wound…
My defeat is uncountable.. Even there is time that i have to give up…

But the point is…That life is not about winning or losing or what happens today…
The point is that i keep ready to fight in the next day…
This battle will never end as long as i am alive…

I don’t know what the meaning of life and this battle are…

All i know is…Everytime i woke up in the morning…

I realize, i have to do my best.. Since this my battle in the name of God…

Permalink Leave a Comment

Trust…

February 23, 2009 at 1:56 am (Soup for the soul) (, , , )

Terkadang dalam ruang sempit pikiranku muncul jutaan pertanyaan…

“Siapakah Aku? Mengapakah aku harus ada??”

“Mengapa Tuhan menciptakan manusia?? dan membuatnya harus melewati begitu banyak kesedihan, penderitaan, cobaan dan tantangan? “

“Lalu siapakah Dia yang telah membuat segala yang bernapas, yang menciptakan udara dan ruang ?”

Terkadang aku marah, untuk sebuah alasan mengapa?? Aku tidak pernah meminta untuk ada.. Tetapi aku telah ada..Aku tidak pernah meminta untuk hidup dan hidup setelah hidup… Lalu apa faedah dari segalanya !!.. Adakah seorang yang mampu untuk menguraikannya…..

……….

Aku tidak mengerti dan mungkin tidak akan mengerti…

Tapi satu hal yang Dia katakan…

Dia bisa saja membuatku mengerti… Namun Dia tidak memintaku untuk mengerti… Dia hanya memintaku untuk percaya..

Mungkin percaya adalah sebuah awal dari pengertian… mungkin benar dan mungkin tidak..

Satu hal yang pasti yaitu ada sebuah harapan, sebuah perjanjian yang telah dirancangNya.. Dan tugas manusia  hanya sesederhana Percaya Sepenuhnya….

Permalink 1 Comment

Sebuah doa…

January 27, 2009 at 2:41 am (Soup for the soul) (, )

Ya Bapa…

Aku penakut, namun Engkau perkasa…

Aku bimbang, namun Engkau tegar…

Aku lemah, namun Engkau tak terukur..

Aku rapuh, namun Engkau tak tergoyahkan…

Aku tak berdaya, namun Engkau tak terbatas…

Aku kotor, namun Engkau tak ternoda…

Aku mendua, namun Engkau setia…

Aku sakit, namun Engkau menyembuhkan…

Aku cacat, namun Engkau kudus…

Aku tak sempurna,

namun Engkau mengasihiku dengan sempurna…

Permalink Leave a Comment

Yang Anda Bisa

November 21, 2008 at 12:05 pm (Soup for the soul) ()

Kerjakan semua hal baik yang Anda bisa,

Dengan semua sarana yang Anda bisa,

Dengan semua cara yang Anda bsa,

Di semua tempat yang Anda bisa,

Pada semua waktu yang Anda bisa,

Kepada semua orang yang Anda bisa,

Sepanjang Anda bisa..

~John Wesley~

Permalink Leave a Comment

Untuk…

November 10, 2008 at 8:03 pm (Soup for the soul) (, , )

Untuk apa musim semi,

Bila musim dingin menghancurkannya,

Untuk apa berlari,

Bila bumipun tak pernah berjalan,

Untuk apa menangis,

Bila hanya menghasilkan air mata,

Untuk apa bahagia,

Bila tak mampu berbagi,

Untuk apa hidup,

Bila tak mengenal maknanya…

Permalink 2 Comments

Last page of Narnia

October 16, 2008 at 11:01 am (Soup for the soul) (, , )

Bagi kita inilah akhir dari segala kisah…

Tetapi bagi mereka itu hanyalah awal dari kisah sesungguhnya…

Seluruh kehidupan mereka di dunia ini…

Hanya merupakan satu sampul dan halaman judul; 

Sekarang akhirnya mereka memulai Pasal Satu dari Kisah Besar,

Yang tidak seorang pun di bumi ini pernah membacanya,

Yang berlansung untuk selamanya dan…

Yang setiap babnya lebih baik daripada bab sebelumnya…

~C.S.Lewis~

Permalink Leave a Comment

Try something new

September 6, 2008 at 5:54 am (Soup for the soul) (, , , )

Aku seorang plegmatis, tipe orang yang sangat rendah hati untuk menerima segala sesuatu yang terjadi, nyaman dalam status quo atau mungkin kata lainnya malas. haha

Iya, aku merasa tidak perlu berubah bila semua yang ada di sekitarku cukup baik, atau mungkin itu yang selalu aku yakinkan kepada diriku. Tapi sayang sekali aku tidak seberuntung itu untuk terus hidup dalam dunia kecilku. Karena aku dikelilingi oleh teman-teman yang haus akan perubahan. Yang sering bosan bahkan untuk berjalan normal sehingga ada yang berjalan mundur, terbalik, seperti kepiting bahkan ada yang melayang. haha

Percaya atau tidak aku tidak mengganti model rambut selama 6 tahun sejak smp. Aku cukup bilang gunting seperti Aaron Kwok, setiap ke salon. Sehingga orang-orang dapat melihat kembaran Aaron Kwok di Jakarta, ya mungkin terlihat lebih baby face (baca: norak) layaknya anak smp yang masih polos (baca: cupu).

Intinya aku tidak terbiasa dengan sesuatu yang baru, itu membuatku merinding, ketakutan dan histeris. Sampai kira-kira sma 3, virus-virus dari teman-temanku mulai menjangkitiku. Aku mulai menggunakan gel rambut, aku tidak lagi memakai kaos bergambar felix the cat atau mickey, aku membeli hape (yang sebelumnya menurutku tidak penting), bahkan aku mulai berbicara dengan wanita (makhluk dari planet asing yang sangat-sangat berbahaya).

Sekarang aku menyukai perubahan, segala sesuatu hal yang baru. Bagiku sekarang banyak sekali hal-hal di bumi ini yang belum tereksplorasi oleh tanganku. Pandanganku menjadi lebih luas, lebih berwarna dan lebih indah. Dan disitulah kita baru bisa melihat ke Maha Kuasaan Tuhan.

So, aku menganjurkan untuk mencoba hal baru tiap minggunya, itu bisa saja mencoba olahraga baru, pergi ke tempat yang baru, bertemu orang-orang yang baru atau mungkin sekedar berjalan dengan rute yang baru.

Eksplorasi-eksplorasi baru itulah yang membuat hidup kita lebih menantang, bergairah dan berwarna. Juga kita akan lebih dapat mengenal diri kita atau melihat sisi lain, potensi-potensi tersembunyi yang kita miliki. Dan mungkin kita bisa menemukan tujuan hidup kita.

So why don’t u try something new ^^

Permalink Leave a Comment

How can we repay God?

September 1, 2008 at 9:03 am (Soup for the soul)

Begitu sering kita merasakan kebaikan Tuhan. Ketika dalam masalah, Tuhan memberikan jalan keluar. Ketika lemah, Tuhan memberikan kekuatan. Ketika sakit, Tuhan menyembuhkan. Ketika jatuh, Tuhan membopong kita. Ketika berbuat dosa, Tuhan mengampuni kita.

Begitu banyak hal yang telah Tuhan lakukan untuk kita, untuk hidup kita, untuk segala sesuatu yang berada di hidup kita. Tapi pernahkah kita berpikir untuk sesekali membalas kebaikan-Nya. Aku tahu kasih Tuhan tak bersyarat. Tapi bagi orang yang menghargai pemberian dan tahu berterima kasih seperti kita, pasti kita begitu rindu untuk membalasnya.

Tapi bagaimana caranya?. Tuhan kita adalah Tuhan yang mempunyai segalanya. Dia adalah Raja dari kerajaan yang tak pernah berakhir. Dia begitu berkuasa sehingga Dia bisa melakukan apa saja. Iya apa saja, namun kita masih bisa melakukan ketiga hal ini:

1. Kita bisa mengasihi diri kita sendiri

Tuhan memberikan kita kuasa untuk memilih. Bahkan memilih bagaimana kita memperlakukan diri kita. Akan sangat menyedihkan bila ada seseorang yang suka meremehkan dirinya, mengasihani, menyia-nyiakan bahkan menghina kesempurnaan yang telah diciptakan Tuhan.

Tapi sekarang marilah kita melihat betapa baiknya kita. Karena Tuhan pun memandang kita seperti itu. Dia begitu mengagumi kita, Dia tak bisa melepaskan pandanganNya dari kita. Dia jatuh cinta kepada kita. Bahkan mati untuk orang seperti kita. Jadi hal pertama untuk membalas kebaikan Tuhan adalah menerima dan mencintai diri kita sendiri.

2. Kita bisa memilih apa yang kita lakukan

Tuhan juga begitu baik, sehingga Dia memberi kuasa untuk memilih apapun yang kita suka. Kita bisa memilih baju apa yang akan kita kenakan, makanan dan olahraga favorit kita, bahkan kita bisa memilih acara TV kita. Termasuk juga pilihan untuk tidak melakukan dosa atau hidup dalam dosa. Kita bisa memilih segala sesuatu yang baik maupun yang buruk.

Segala sesuatu yang kita pilih dapat membalas kebaikan Tuhan. Jadi lakukanlah sebaik mungkin yang terbaik sehingga Tuhan di atas dapat tersenyum dengan pilihan kita.

3. Kita bisa mengembangkan talenta kita

Orang tua yang bahagia akan berbahagia bila dapat memberikan hadiah kepada anak-anaknya. Dan akan lebih bahagia lagi bila mereka melihat anak-anaknya bahagia atas hadiah tersebut. Tuhan telah memberikan begitu banyak kelebihan dan talenta di hidup kita. Jadi tidak ada yang lebih bisa membahagiakan Tuhan selain penerimaan pemberian Tuhan dengan syukur. Kita dapat berjalan dengan dagu terangkat sambil membawa talenta-talenta dari Tuhan dan mengembangkannya sampai batas maksimalnya.

4. Kita bisa mengasihi Tuhan

Apalagi yang lebih indah daripada cinta yang terbalaskan. Iya, kita bisa mencintai Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan pikiran kita. Hal ini lebih mahal dari segala harta apapun yang mampu kita persembahkan untuk Tuhan. Relasi denganNya itu yang ditunggu olehNya tiap menit berlalu.

Tidak ada pujian yang lebih indah, tidak ada pemberian yang lebih berharga selain sebuah kata penuh makna. I love you God..

Permalink Leave a Comment