Black Sheep

September 3, 2008 at 6:27 pm (Thoughts) (, , , , )

Aku kesal, aku geram, aku muak…

Terlalu sering kita mendengar kata-kata seperti ini. “Aku tidak bisa bekerja dengan baik karena seluruh anggota tim ku memiliki masalah”, “Nilai ujianku jatuh karena dosenku tidak kompeten”, “Aku seperti ini karena keluargaku yang broken home”, “Pemimpinku tidak pernah mendengarkanku”.

Itu hanya sebagian kecil dari hal-hal yang lumrah diucapkan oleh kebanyakan orang. Percaya atau tidak, tapi kita tidak pernah kehabisan sesuatu untuk dipersalahkan.

Bahkan kenyataannya hal ini sudah tertanam sejak kita kecil, ketika seorang anak jatuh atau terpentur meja, sang ibu akan menyalahkan lantai atau meja tersebut. Dan benih yang kita pupuk sejak kecil ini membuat kita mahir dalam memanipulasi kesalahan dan kepada siapa kesalahan tersebut harus dilemparkan.

Aku sangat tidak terkesan dengan kesaksian seperti ini: “iblis telah menipuku untuk melakukan ini.”, “iblis membuatku jatuh dalam hal ini”. Aku kecewa mental pengecut ini telah masuk dalam gereja. Menurutku hal ini membuat kita kembali kepada dosa pertama dimana Adam menyalahkan Hawa, lalu Hawa menyalahkan iblis (ular).

Ironis memang tapi kita hidup dalam trend kambing hitam. Bukan maksudku bila orang lain tidak selalu memiliki andil atas hidup kita. Namun menurutku menyalahkan cuaca, orang lain, pemerintah, menyalahkan iblis bahkan yang lebih parah menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi bukan sebuah tindakan yang dewasa.

Percaya atau tidak, yang kita butuhkan bukanlah seseorang yang mahir mencari siapa yang salah, tapi seseorang yang berani bertanggung jawab. Ketika semua orang terkelungkup dalam kubah kepengecutannya dan saling menyalahkan, kita dapat memilih untuk berdiri tegak mengambil tongkat tanggung jawab tanpa mencari siapa yang salah. Karena kita bersedia untuk ikut andil memperbaiki kesalahan yang ada.

Ingatlah, hidupmu bukanlah tanggung jawab orang-tuamu, sahabatmu, pasanganmu, atau pemimpinmu. Beranilah menerima kenyataan bahwa anda bertanggung jawab atas hidup anda. Dan ijinkanlah Tuhan memberikan dorongan keberanian di hidup anda.

1 Comment

  1. Ryuuk said,

    Gara” setiady nie ngepost note d fb.. Jdnya skrg g bc blogny dy..
    Kwkakaka..
    Keep posting broo..

    Be bless..

Post a Comment